Pantangan Ibu Hamil : Makanan dan Minuman (lengkap)

0
196

Pantangan ibu hamil adalah segala aktifitas, baik aktifitas fisik, makanan, dan minuman yang harus di hindari oleh ibu hamil, karena sangat berisiko bagi kehamilannya. Memakan seimbang sangatlah penting, tetapi saat sedang hamil tetap ada nutrisi esensial yang harus terpenuhi.

Terdapat nutrisi esensial, vitamin esensial dan mineral yang sangat dibutuhkan perkembangan bayi. Kebanyakan makanan sehari-hari aman, meskipun terdapat beberapa makanan yang hendaknya dihindari selama hamil.

Makanan dan minuman tersebut akan kami rangkumkan dalam “Pantangan Ibu Hamil”. Sebelum melonjak lebih jauh, pada prinsipnya ibu hamil harus menghindari makanan yang mentah dan belum di masak atau belum di proses karena risiko teradapat bakteri yang dapat memicu keguguran.

Pantangan Ibu Hamil : Makanan

  1. Daging Mentah : adanya daging mentah, baik daging sapi, daging kerbau, daging kambing yang belum di masak hendaknya di hindari. Daging mentah rsiko terdapat koloni bakteri, toksoplasma gondii yang memicu toksoplasmosis, dan bakteri salmonella. Daging yang sudah di masak dengan baik dan benar, boleh.
  2. Daging Giling Instan : daging giling dalam bentuk burger, atau sosis sebaiknya dihindari bagi ibu hamil. Mengapa demikian, karena kita tahu daging giling atau deli meat telah terkontaminasi bakteri listeria yang menyebabkan keguguran. listeria mempunyai kemampuan melewati plasenta dan menginfeksi bayi, yang memicu infeksi atau keracunan pada darah ibu-bayi, serta sangat mengancam jiwa. Jika anda sedang hamil dan hobi makan daging demikian, maka pastikan masaknya harus sematang mungkin agar bakteri mati.
  3. Daging Ikan yang risiko terkontaminasi Merkuri (air raksa) : ikan yang telah terkontaminasi raksa tinggi harus dihindari. air raksa yang dikonsumsi selama hamil akan berkaitan dengan lambatnya perkembangan anak, dan kerusakan otak. Contoh ikannya meliputi : ikan hiu, ikan mackerel, ikan kalengan, potongan tuna (ikan panggang), dan ikan pedang. Ikan yang baik dikonsumsi hendaknya diambilkan dari perairan yang tidak mengandung merkuri/raksa. Hal ini termasuk ikan yang sering digunakan dalam Sushi (harus dihindari karena tinggi merkuri). Silahkan anda pilah mana ikan yang tinggi merkuri dan ikan yang rendah merkuri. Makanlah ikan yang rendah atau tidak mengandung sama sekali merkuri.
  4. Ikan Panggang dan daging/ikan bakar : ikan yang ditaruh dipendingin terlalu lama, ikan bakar dan ikan asap, dendeng dan ikan panggang harus dihindari karena bisa terkontaminasi listeria. Pastikan anda makan ikan yang segar, dan dimasak dengan baik. Pemasakan dengan dibakan akan meningkatkan risiko terkena kanker karena dengan dibakar, makanan akan menjadi karsinogenik.
  5. Ikan yang terpapar Limbah Pabrik : hindarilah ikan yang terkontamiasi danau atau sungai yang terpapar tinggi polikrorinat bifenil. Biasanya sering ditemukan di danau dan lembah. Ikan tersebut seperti : ikan salmon, ikan biru, dan ikan pike. Hubungi dinas perikanan terdekat untuk menentukan ikan manakah yang aman dikonsumsi. Ingat, ini adalah ikan yang anda pancing langsung bukan ikan yang berasal dari supermarket atau penjual ikan sekitar anda yang barangkali dia memasoknya dari daerah lain.
  6. Kerang Mentah : kerang mentah sering dihidangkan di restoran dan pedagang kaki lima sebagai makanan favorit. Kebanyakan makanan laut memicu penyakit karena belum di matang termasuk tiram, dan kerang. Memasak akan membantu mencegah berbagai jenis infeksi. Kerang mentah sangat mengkhawatirkan bagi semua orang, apalagi ibu hamil. Sehingga hendaknya jika ingin makan kerang, hendaknya di masak dulu.
  7. Telur Mentah : telur mentah atau berbagai makanan yang mengandung telur mentah harus dihindari karena berpotensi terpapar salmonella. Berbagai makanan bikinan sendiri es krim, mayonise dan saos mengandung telur mentah. Jika pada resep di masak, maka akan mengurangi risiko terpapar salmonella. Untuk es krim pabrik, biasanya menggunakan telur terpasturisasi sehinggga risiko infeksi salmonella lebih rendah. Berbagai restoran harus menggunakan telur terpasturisasi dalam berbagai resep dengan masakan telur mentah.
  8. Keju Halus : keju halus impor dapat terkandung listeria. Anda harus menghindari keju tersebut. Keju halus kadang terkandung dalam susu juga. Sehingga berhati-hatilah dan pilihlah susu yang tidak mengandung keju halus.
Baca Juga:  Cara Mengatasi Kaku Leher dengan Benar

Pantangan Ibu Hamil : Minuman

  1. Susu tidak terpasturisasi : susu tidak terpasturisasi mengandung listeria yang memicu keguguran. sehingga pilihlah susu yang terpasturisasi dengan baik.
  2. Kopi dan Kafein : berbagai penelitian menunjukkan bahwa masih diperbolehkan, sedangkan penelitian yang lain dikatakan bahwa kopi dapat memicu keguguran. sehingga hindarilah meminum kopi selama trimester pertama untuk mengurangi kemungkinan keguguran. kopi/kafein sebaiknya dibatasi konsumsinya kurang dari 200 mg/hari selama kehamilan. Kopi bersifat diuretik dimana akan mengurangi cairan dalam tubuh. Akibatnya air dan kalsium akan hilang. Sehingga sangat penting saat hamil menghindarinya dan justru memperbanyak minum air putih dan jus serta susu terpasturisasi dibandingkan kopi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kopi dan kafein berkaitan dengan keguguran, bayi prematur dan bayi berat badan rendah.
  3. Minuman Alkohol dan produknya : tidak ada alkohol yang aman buat kehamilan sehingga sangat mutlak harus dihindari. ibu hamil yang terpapar alkohol dapat mengganggu perkembangan bayi. Minum alkohol dapat memicu sindrom fetal alkohol. Jika anda memiliki kebiasaan ini, maka hentikan sekarang. Hentikan kebiasaan tersebut saat hamil, menyusui dan selamanya.
  4. Sayuran yang tidak dicuci dengan baik : sayuran pada dasarnya aman dan bermanfaat untuk keseimbangan makan. Yang terpenting adalah sayuran apapun tersebut haruslah dicuci terlebih dahulu, karena sangat rentan terinfeksi toksoplasmosis. Toksoplasmososis sangat kontaminan berasal dari tanah dimana sayuran tersebut tumbuh.

Demikian pembahasan pantangan ibu hamil, berbagai makanan dan minuman yang harus dihindari saat sedang hamil. Ingat, prinsipnya banyak sekali makanan yang diperbolehkan, dan yang tidak diperbolehkan hanya sedikit saja. Jagalah nutrisi dan kesehatan anda. Awas mitos yang tidak benar dan menyesatkan. Salam sehat bunda hamil sekalian.

Oleh: dr. Wiwid Santiko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here