Fraktur Smith : Bedanya dengan Colles dan Borton

Fraktur smith (kebalikan dari fraktur colles) adalah fraktur dengna displace volar atau depan, pada distal radius. Distal Radius merupakan area tersering ternjadinya fraktur pada ekstremitas atas, dan fraktur smith ini menyumbang 5% dari total kejadian fraktur radio-ulnar. Nama lainnya Fraktur Goyrand.

Terdapat 3 jenis fraktur smith ini. Tipe 1 berupa kerusakan transverse diluar sendi wrist joint dan merupakan tipe tersering. Tipe II disebut juga reverse Barton Fracture berupa fraktur intraartikular  yang melibatkan sendi wrist. Dan terakhir, tipe III berupa juxta-artikular obliqe fraktur, dimana terdapat sudut pada permukaan artikular sendi wrist.

Bacaan Lainnya

Terdapat Klasifikasi lain seperti klasifikasi Fernandez berdasarkan mekanisme injurynya, klasifikasi frykman berdasarkan keterlibatan sendi radiocarpal atau radioulnar disertai fraktur styloid ulna, klasifikasi Melone berdasarkan jenis displacement pada intraartikulernya, dan klasifikasi AO.

Apa perbedaan Fraktur Smith dengan fraktur Colles?

Fraktur smith berupa displacement volar, dimana fragmen radius yang patah cenderung maju ke arah telapak tangan, sedangkan fraktur colles berupa displacement dorsal, yang menyebabkan fragmen patahan menuju ke arah dorsal atau ke punggung tangan. Fraktur colles merupakan jenis tersering dari fraktur pada distal radius.

Apa Penyebab Fraktur Smith?

Kebanyakan fraktur ini disebabkan oleh mekanisme FOOSH (Fall onto an outstreched hand). Sering sekali pergelangan tangan fleksi ketika jatuh atau bagian dorsalnya terkena dan menyebabkan angulasi volar.

Dapat juga terjadi pada individu yang jatuh menumpu tangannya, dan sering ditemukan pada laki-laki mudah, serta kejadiannya lebih sedikit pada perempuan lansia dengan osteoporosis.

Baca Juga:  Osteoporosis: Penyabab, Apa dan Bagaimana

Tanda dan Gejala Fraktur Smith

Individu dengan fraktur ini, sering merasakan:

  1. nyeri, 
  2. pembengkakan
  3. penurunan ROM (range of movement) pada pergelangan jarinya. 

Sangat jarang ditemukan gangguan neurovaskuler. Jika disertai dengan keluhan neurovaskuler, maka pasien akan merasakan:

  1. Kesemutan
  2. Kebas area sensoris
  3. Kelemahan gerak pada otot yang terlibat

Ketika nervus medianus terkompresi, maka individu akan merasakan gejala seperti carpal tunnel syndrome akut, pada jempol, jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Sangat jarang terjadi kompresi di nervus radialis dan nervus ulnaris.

Sindrom Kompartemen pada lengan bawah dapat terjadi dicirikan dengan nyeri hebat, dan paresthesia, sensasi tingling yang dideskripsikan sebagai pins and needles.

Bagaimana Diagnosis Fraktur Smith

Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan xray AP lateral diperlukan untuk membedakan dengan fraktur colles dan barton. Jika disertai kecurigaan kerusakan jaringan, CT scan dapat membantu memvisualisasikannya.

Tatalaksana Umum Fraktur Smith

Penatalaksanaannya dengan meluruskan radial alignment..Yang sering dilakukan adalah:

  1. CRPP : Close reduction percunaneus pinning bila frakturnya ekstraartikuler, dengan outcome nya baik 82-90%.
  2. ORIF : Indikasi dilakukan orif adalah angulasi lebih dari 5 derajat atau lebih dari 20 derajat kolateral distal radius, terdapat serpihan cominutif, displace intraartikuler lebih dari 2 mm, shortening lebih dari 5 mm, terdapat ulnar styloid fraktur dan osteoporosis berat.
  3. External fiksasi : indikasi dilakukan adalah frakturnya terbuka, komunutif berat, tidak stabil, tidak dapat menjalan proseduri pemanjangan tulang. 

Oleh: dr. Wiwid Santiko

Referensi:

Orthobulet. 2023. Distal Radius Fractures
Tarantiho, C 2023. Smith fracture what is difference from Colles and More

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *