Perbedaan Susu Whey dan Gainer (Lengkap)

Susu whey vs Susu Gainer

0
1070

Perbedaan susu whey dan gainer dimana pada susu gainer, terkandung kalori yang tinggi sehingga selain meningkatkan massa otot, juga meningkatkan berat badan, berbeda dengan susu whey yang memiliki kalori rendah. Ini adalah fenomena alamiah bahwa seseorang menginginkan tampakan visual bagus, menjadi besar baik otot melalui Gym dan asupan nutrisi.

Susu whey dan susu gainer memiliki instrumen dalam meningkatkan berat badan dan menjadi kuat. Beberapa orang tidak menggunakan teknik ini untuk meningkatkan daya terik seksual, tetapi untuk kebugaran tubuh, dan olahraga. Tubuh ideal sangat dibutuhkan orang-orang.

Perbedaan susu Whey dan Gainer

  1. Apa itu susu Whey

Protein whey adalah jenis dari penambah berat badan yang terkandung banyak bahan terutama protein. Asam amino esensial, asam amino rantai bercabang, dan sistein adalah 3 komponen utama protein whey. Semua suplemen ini akan meningkatkan pertumbuhan dan bulking dari massa otot melalui penambahan proses biologis.

Protein whey dikategorikan menjadi tiga, yaitu whey konsentrat, whey isolat dan whey hidrolisat. Jumlah dari potein whey pada whey konsentrat sekitar 29-89% berat badan, sedangkan pada whey isolat terkandung 90% protein. Dua jenis ini dapat dicerna sedangkan hidrolisat membutuhkan waktu singkat dengan adanya reaksi enzimatik protein predigesti.

Protein whey sangat penting untuk pembakaran otot, dan bekerja dengan beban kerja tinggi. Penelitian moderen menemukan bahwa protein whey tidak memicu masalah kesehatan pada seseorang. Adanya sistein akan meningkatkan kadar antioksidan yang melawan penyakit. Meskipun terdapat masalah yang signifikan, berhubungan dengan pencernaah disebabkan konsumsi protein whey.

  1. Apa itu susu Gainer

Susu penambah berat badan (Gainer) adalah suplemen nutrisi untuk membangun tubuh. Ada beberapa suplemen nutrisi yang penting, diantaranya: protein, vitamin, glutamin, asam lemak esensial, asam amino rantai cabang dan lainnya. Dalam susu ini terkandung beberapa nutrisi yang dibungkus dalam produk tunggal. Agar rasanya enak, maka ditambah perasa.

Baca Juga:  Perbedaan Otitis Media dan Otitis Eksterna

Susu gainer mengandung konsentrat nutrien berdasarkan kebutuhan. Jika mengkonsumsi susu gainer terlalu banyak, maka akan memicu masalah kesehatan serius. Biasanya susu gainer tinggi protein, tetapi terkandung hormon booster juga seperti testosteron. Dalam efek jangka panjang, akan memicu gangguan hormonal. Suhu tubuh akan meningkat dengan meningkatkan aktifitas metabolisme.

Kreatinin adalah material alamiah asam organik di tubuhuntuk membentuk ATP menjadi energi dalam waktu singkat dan memproduksi asam dalam bentuk konsentrat. Semua susu gainer tersedia dalam beberapa bentuk, seperti bubuk, snak, cairan, tablet dan bar. Penggunaan jangka panjang sangat tidak di anjurkan. Susu ini harus dikonsumsi sesuai anjuran doter dan hanya untuk optimasi.

Kunci Perbedaan Susu Whey dan Gainer

  • Susu Gainer lebih memiliki spektrum luas dibandingka protein whey, karena protein whey adalah salah satu kandungan susu gainer.
  • Protein whey sangat penting untuk meningkatkan massa otot, sedangkan susu gainer, fungsinya lebih umum untuk aktifitas karena banyak mengandung kalori
  • Risiko penggunaan susu gainer lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan, karena terkandung testosteron dibandingkan susu whey yang lebih aman.
  • Susu gainer mendandung satu atau beberapa bahan, sedangkan susu whey mengandung campuran bahan
  • Susu gainer terkandung berbagai jenis protein whey, termasuk tiga jenis protein whey, seperti whey isolat, whey hidrolisat dan whey konsentrat.

Tabel Perbedaan Susu Whey dan Gainer

Susu Whey Susu Gainer
Suplemen turunan dari protein wheu yang dieksktraksi dari koagulasi pruduk susu seperti keju Suplemen pembentuk tubuh campuran dari karbohidrat, lemak dan protein
Kandungan protein mencapai 90% Kandungan krotein sekitar 22-35%
Kadar lemak dan karbohidrat rendah Tinggi lemak dan karbohidrat
Kalori tiap sajian 100-150 Total kalori tiap sajian 1250-1500
Diformulasikan untuk pertumbuhan otot dan rekuperasi Ideal untu penambah berat badan dan setelah melakukan olahraga berat
Ideal untuk bulking dan cutting saat fase gym Ideal ketika fase bulking
Digunakan terutama bagi orang yang mudah berat badan naik Tidak disarankan bagi yang mudah naik berat badan
Baca Juga:  Perbedaan KAD dan HHS : Patofisiologi, Gejala dan Terapi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here