Alergi Nanas : Kenali Gejala hingga Pengobatannya

Cara Mengatasi Alergi Nanas

0
3204

Alergi Nanas adalah reaksi alregi terhadap buah nanas yag dipicu dari makan beberapa potong nanas atau minum jus nanas dan tentunya alergi ini dapat terjadi pada setiap orang, dan menyebabkan anafilaksis.

Jika anda memiliki alergi nanas maka kemungkinan anda juga mengalami alergi karet lateks. Bahkan anda mungkin juga mengalami reaksi alergi apabila menyentuh buah nanas.

Adapun allergen lain yang sering menyebabkan alergi adalah kacang, gandum, ikan, udang dan telur. Reaksi alergi terhadap buah-buahan termasuk nanas termasuk jarang tetapi apabila terjadi maka relative serius kejadiannya.

Siapa yang Berisiko Alergi Nanas?

Seseorang yang orangtua, kakek, nenek dan mempunyai riyawat keluarga alergi nanas, maka dapat mengalami alergi ini. Sering sekali bayi juga mengalami alergi ini apabila orangtuanya ternyata alergi nanas juga.

Buah seperti nanas terdapat material aergen yang ditemukan juga pada buahh dan makanan lain. Jika anda alergi buah ini, maka anda keungkinan alergi karet juga. Karet lateks sendiri dalam kehidupan sehari-hari ditemukan pada sarung tangan medis, bandage adesif, cuff alat pengukur tekanan darah, kodom, mainan dan sikat gigi. Seseorang dengan alergi ini  juga dapat alergi terhada buah pisang.

Bagaimana Gejala Alergi Nanas?

Anda akan mengalami gejala alergi ini segera setelah terpapar buah ini atau juga gejala dapat muncul beberapa jam kemudian. Gatal dan bintik-bintik merah adalah gejala pertama yang muncul dari reaksi alergi ini. Bintik merah dapat tunggal dan multiple diberbagai area tubuh penderita.

Anda akan merasakan gejala pada saluran pencernaan seperti nyeri perut, diare dan mual muntah gejala saluran pencernaan ini muncul akibat tubuh anda berusaha mengeluarkan allergen dari dalam tubuh secara fisiologis.

Baca Juga:  Mengapa Orang Berpuasa Bau Nafasnya Khas?

Selain Gejala saluran pencernaan, terdapat gejala lain meliputi : pembengkakan wajah, lidah, tenggorokan dan bibir, kesulitan bernafas, kemerahan pada wajah, gatal dan muncul bintik banyak, konstipasi, sumbatan pada sinus, sensasi merasakan logam di mulut, pusing, dan yang paling parah adalah syok anafilaksis.

Syok anafilaksis termasuk kegawatdaruratan medis dan membutuhkan pertolongan segera. Tandanya anda kesulitan bernafas, maka berfikirlah syok anafilaksis. Sekitar 20-32 orang yang alergi nanas pada penelitian terjadi syok anafilaksis setelah makan buah nanas.

Bagaimana Pengobatan Alergi Nanas?

Komplikasi paling serius dari alergi ini adalah anafilaksis. Anafilaksis sangat mengancam jiwa. Gejalanya adalah : sesak nafas, denyut jantung berdebar cepat, pembengkakan tengorokan lidah dan bibir, kehilangan penurunan kesadaran dan sekitar mulut, bibir dan jari kebiruan mirip dengan gejala alergi coklat.

Pengobatan syok anafilaksis adalah epinefrin yaitu adrenalin tipe cepat aksi. Obat ini digunakan untuk memulihkn reaksi imunitas berat terhadap allergen. Penggunaan obat ini harus dipantau terkait gejala setelah menggunakannya. Jika gejalanya ringan, maka dapat diberikan tablet antihistamin seperti difenhidramin.

Untuk makanan yang harus dihindarii, anda harus menghindari segala makanan yang berbahan dasar nanas termasuk awetan dan segar. Nanas dalam bentuk minuman jus juga tidak boleh. Termasuk selai, salad nanas, soda nanas, dan minuman nanas lainnya.

Fakta tentang nanas, bahwa enzim nanas dapat ditemukan pada produk perawatan kulit sebagai bahan bakunya, seperti pada sabun dan krim wajah. Saat akan menggunakannya, maka anda harus memeriksa bahan baku krim dan sabun tersebut. Pastikan tidak ada kandungan nanasnya.

Demikian semoga yang sedikit ini bermanfaat dan membuat kita lebih wasapada terhadap alergi nanas.

Oleh : dr. M. Wiwid Santiko
Yogyakarta, 30 Mei 2017

Ringkasan Artikel
Alergi Nanas : Kenali Gejala hingga Pengobatannya
Judul Artikel
Alergi Nanas : Kenali Gejala hingga Pengobatannya
Deskripsi
Alergi Nanas adalah reaksi alregi terhadap buah nanas yag dipicu dari makan beberapa potong nanas atau minum jus nanas dan tentunya alergi ini dapat terjadi pada setiap orang, dan menyebabkan anafilaksis.
Author
Publisher Name
DokterMuslim
Publisher Logo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here