Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu

0
256

Akhir-akhir ini sedang maraknya berita di media nasional, terkait peredaran vaksin palsu. Isu ini cukup menyita perhatian kita baik skala nasional maupun internasional. Banyak warga yang kebingungan karena anaknya diduga diberikan vaksin palsu, sehingga banyak yang berbondong-bondong kerumah sakit terkait, untuk konfirmasi dan meminta kejelasan apakah anaknya diberikan vaksin palsu atau vaksin asli.

Jadi, apa sebenarnya itu vaksin, mengapa kita harus diberi vaksin, dan bagaimana membedakan vaksin asli dan vaksin palsu?mari kita cerdas untuk mengidentifikasi.


[toc]


Mengapa kita harus diberi vaksin?

Vaksin adalah preparat biologis yang dapat mengaktifkan imunitas terhadap penyakit. Vaksin berisi agen yang mirip mikroorganisme penyebab penyakit entah itu hidup atau sudah dilemahkan bahkan hanya protein permukaannya saja.

Vaksin akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dari berbagai respon penyakit, kemudian di simpan catatan tadi dan pada saat tubuh kita terserang penyakit, maka sistem kekebalan tubuh akan lebih cepat aktif/berespon untuk melawan penyakit.

Vaksin dapat berupa profilaksis (pencegahan), dan terapi (pengobatan, seperti vaksin untuk melawan kanker yang telah terdeteksi). Kegiatan pemberian vaksin disebut vaksinasi.


Bagaimana membedakan Vaksin Asli dan Vaksin Palsu?

Untuk membedakan adanya vaksin asli dan palsu, kami telah merangkum dari berbagai referensi dan sumber. Yang kami sampaikan ini hanya garis besar saja, untuk detilenya silahkan baca di textbook referensi terkait vaksin.

Untuk membedakan vaksin, haruslah dilakukan uji laboratorium yang terintegrasi, untuk mendeteksi bahan yang terdapat dalam botol vaksin baik vaksin asli maupun vaksin palsu. Dengan pemeriksaan laboratorium ini, dapat kita bedakan isi kandungan yang terdapat didalamnya.

Secara kasat mata, dalam vaksin asli, biasanya pada kemasan akan terdapat segel. Segel ini tertutup rapat, dengan segel yang tidak mudah didapat, tidak mudah dicetak, entah itu berlogo hologram, dan asli dari pabrik pemproduksi vaksin. Dari segi kemasan, biasanya botol tampak mengkilat karena botol sangat jernih dan steril.

Baca Juga:  Mengobati Flu "Tanpa Obat"

Apabila kita amati di label, maka dapat kita temukan keterangan lengkap terkait vaksin, entah itu berupa nama vaksin, dosis vaksin, kode ekspired, kode produksi hingga harga eceran tertinggi vaksin. Biasanya pada tutup vial, bewarna abu-abu.

Dalam vaksin yang asli, dari segi harga relatif lebih mahal dan tentu saja tidak dijual bebas, sehingga orang biasa bukan tenaga medis, sulit untuk mendapatkannya. Apabila kita amati pada label, akan dicantumkan keterangan vaksin, dan uniknya, label ini dapat kita lepas dan kita tempelkan di buku kontrol kesehatan vaksinasi, yang kemudian kemasan dapat di hancurkan. Perhatikan juga, terdapat ijin edar dari badan BPOM.

Untuk vaksin palsu, dari segi harga relatif sangat murah dan mudah diperoleh karena sering dijual bebas. Apabila kita perhatikan lebih detile, maka nomor batch sulit untuk dibaca dan kemasan lebih kasar. Pada tutup vial warna dan bentuk sangat berbeda dengan produk asli. Biasanya tidak terdapat tanda dot merah.

Perhatikan juga pada barcode kemasan. Pada vaksin palsu biasanya barcode sangat berbeda dan tidak dicantumkan nomor ijin edar BPOM.


Berikut rangkuman perbedaannya dari berbagai sumber:

Pembeda Vaksin Asli Vaksin Palsu
Tutup vial Berwarna abu-abu dan khas produk asli Terdapat perbedaan warna dengan produk asli
Kemasan segel Segel terpasang baik, dan segel asli. Segel meragukan, dan kadang tidak terdapat segel
kemasan Mengkilat jernih Relatif lebih kasar
Nomor batch Terbaca dengan baik dan jelas Tidak dapat dibaca atau terbaca tidak jelas
Label keterangan vaksin Terdapat keterangan yang jelas dan baik Keterangan tidak jelas, kadang tidak ada keterangan.
Harga jual Relatif mahal sesuai kualitas Relatif sangat murah
Peredaran Dijual dengan pengawasan, susah didapat, harus melalui petugas medis Dijual bebas, mudah didapat oleh orang awam
Tanda Dot merah ada Tidak ada
Ijin BPOM Ada dan tertera jelas Tidak ada, tidak tertera
Cetakan barcode Ada, dapat discan dengan baik Tidak jelas, bila discan tidak valid.
Baca Juga:  Pijat Kepala Bayi, Risiko Perdarahan Intrakranial!

Demikian sedikit yang dapat kami sampaikan. Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Semoga kita, dan keluarga kita, seluruh rakyat indonesia sehat semua terhindar dari peredaran vaksin palsu. Silahkan share tulisan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here