Perbedaan ASI dan Susu Formula terbaik (Update)

0
22

Perbedaan ASI dan susu formula dimana susu formula tidak terkandung antibodi yang terdapat pada ASI dan berfungsi sebagai pertahanan tubuh bayi. ASI atau air susu ibu adalah air yang keluar dari menyusui berwarna putih. ASI pertama kali keluar disebut dengan kolustrum dimana banyak mengandung nutrisi terbaik. ASI diproduksi oleh kelenjar mamae dipicu hormon prolaktin untuk produksinya, sedangkan sekresinya dipengaruhi hormon oksitosin.

PERBEDAAN ASI DAN SUSU FORMULA

ASI

Menurut Asosiasi pediatrik Amerika (AAP) merekomendasikan ASI untuk nutrisi bayi baru lahir. Bayi harus menerima asi ekslusif selama 6 bulan pertama sebelum diberikan makanan pendamping ASI. Setelah 6 bulan, dapat diberikan makanan pendamping ASI atau disebut dengan MPASI selama usia bayi 6 bulan hingga 2 tahun. MPASI beragam mulai dari sayuran yang dilunakkan dan makanan bergizi lainnya.

ASI sangat baik untuk bayi, karena:

  1. Memberikan antibodi alami yang mencegah infeksi dan mudah sakit pada bayi seperti infeksi telinga, infeksi saluran kemih dan lain sebagainya.
  2. ASI lebih mudah dicerna dibandingkan susu formula, sehingga dapat mencegah konstipasi pada bayi.
  3. Menurunkan risiko sindrom kematian tiba-tiba pada bayi di tahun pertama kehidupan.
  4. Meningkatkan intelegensi dimana ASI pada bayi dapat meningkatkan fungsi kognitif bayi.
  5. Mengurangi obesitas, asma, diabetes tipe 1 dan 2, leukemia dan limfoma.

Menyusui juga baik bagi ibu yang menyusui. Wanita menyusui akan menurunkan risiko kanker payudara, diabetes,penyakit jantung, osteoporosis, dan kanker ovarium. Air ASI juga dapat di pompa dan dibagikan kepada oranglain yang mana sering sekali tidak dapat mengeluarkan ASI pada sebagian ibu baru melahirkan dan sering disebut dengan donor ASI.

Susu Formula

Susu formula juga menjadi alternatif terhadap ASI tetapi tidak dapat menggantikan ASI. ASI tetap menjadi pilihan utama makanan bayi. Susu formula dipilih dengan berbagai alasan, diantaranya:

  1. Formulanya sudah ditentukan dan disesuaikan dengan bayi sehingga dapat digunakan setiap waktu.
  2. Lebih mudah, dimana tidak perlu menjadwalkan pompa ASI terutama bila menitipkannya di babysitter.
  3. Suami dapat membantu menyiapkan susu formula terutama pada saat bayi malam hari menangis kehausan.
  4. Susu formula lebih sulit dicerna dan lebih lama dicerna bahkan tidak tercerna sehingga BAB bayi akan lebih sering dan cenderung keras.
Baca Juga:  Cara Mengobati Batuk Berdahak dengan Benar

Demikian pembahasan tentang perbedaan ASI dan susu formula. Sebagai orangtua yang bijak, marilah kita utamakan menggunakan dan memberikan ASI pada bayi baru lahir karena ASI tidak dapat tergantikan sekalipun dengan susu formula. Meskipun lebih repot dan berat dalam mempersiapkan ASI, seyogyanya tetap diusahakan demi perkembangan buah hati tercinta.

Referensi:
American Academy of Pediatrics. 2005. Understanding Breasfeeding supply and demand.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here