Jet Lag : Mengantuk dan Meriang Setelah Berpergian

Jet Lag

0
855

Jet lag dapat terjadi ketika seseorang berpergian dengan cepat meliputi beberapa zona waktu dan menyebabkan gangguan pada ritme biologis internal terhadap tempat yang sedang ditempati. Mudahnya, ketika anda akan pergi ke Indonesia ke saudi.

Saat di saudi berangkat jam 15.00 sore, katakanlah perjalanan ke Indonesia 9 jam. Sampai di Indonesia  jam 24.00 waktu Saudi dan atau pukul 09.00 pagi waktu Indonesia. Secara biologis, seseorang tersebut sudah waktunya jam tidur, tetapi kondisi di Indonesia sudah pagi dan belum waktunya tidur. Sehingga ia di paksa untuk bangun. Kejadian ini berlangsung berhari-hari dan inilah yang disebut dengan jet lag.

Gangguan tidur apat terjadi ketika seseorang mengunjungi dari barat ke timur karena ini lebih sulit untuk mendelay waktu tidur.

Mekanisme Coping pada Jet Lag

Untuk menghindari jet lag, sangat penting untuk mengadaptasi diri sendiri pada kondisi rutin zona waktu tujuan bepergian sesegera mungkin. Ikuti saran berikut ini yang mungkin dapat membantu anda menghindari gangguan tidur ketika berpergian.

  1. beberapa hari sebelum bepergian, cobalah secara gradual membiasakan tidur pada zona waktu tujuan.
  2. sesegera mungkin setelah terbang, segera seset jam dan zona waktu yang baru.
  3. ketika mendarat, kendalikan tidur termasuk naps.
  4. minumlah air mineral untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi akan membuat lebih sulit tidur pada ritme yang baru.
  5. batasi tidur tidak lebih dari 2 jam sesegera mungkin setelah tiba.
  6. ingatlah siang hari yang dapat membantu anda mereset jam biologis tidur anda.hendaknya satu jam bangun dan jalan kaki sesegera mungkin.
  7. hindari konsumsi rokok, kafein dan alkohol
  8. hindari isolasi sosial
  9. berlatihlah membiasakan tidur yang berkualitas.

Hubungan Tidur dan Bepergian

Banyak orang dengan gangguan tidur di hotel atau lingkungan berbeda akan menjadi masalah. Berikut ada beberpaa tips yang akan membantu tidur anda lebih baik saat keluar rumah.

  1. bawalah jaket dan bantal saat bepergian, ini akan membantu tidur lebih nyaman
  2. pack lah beberapa barang personal seperti mug, kamera untuk mudah membawanya dan aman, tidak ada paerasaan was-was.
  3. cek ruangan yang berpotensi mengganggu tidur anda. Bawalah masking tidur untuk menutupi dari segala cahaya.
  4. mintalah ruangan yang tenang dan jauh dari lift. Ini akan menghindarkan anda dari suara bising dan suara orang berjalan.
  5. cek lah suhu ruangan anda dan setidaknya rangan hangat. Dengan suhu antara 54-75 derajat fahrenheit.
Baca Juga:  Cara Membedakan Vaksin Asli dan Palsu

Oleh: dr. M. Wiwid Santiko

SANTIKO, WIWID, and Titik Nuryastuti. KAJIAN POTENSI ANTIFUNGAL SENYAWA FENANTROLIN 1 TERHADAP ISOLAT Candida sp RESISTEN TERBINAFIN DENGAN METODE MICROBROTH DILUTION. Diss. Universitas Gadjah Mada, 2014.

Ringkasan Artikel
Jet Lag : Mengantuk dan Meriang Setelah Berpergian
Judul Artikel
Jet Lag : Mengantuk dan Meriang Setelah Berpergian
Deskripsi
Jet lag dapat terjadi ketika seseorang berpergian dengan cepat meliputi beberapa zona waktu dan menyebabkan gangguan pada ritme biologis internal
Author
Publisher Name
DokterMuslim
Publisher Logo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here