Kelebihan Operasi Caesar Dibandingkan Persalinan Normal

Kelebihan operasi caesar tentu sangat banyak dan mengetahuinya akan membantu Anda memutuskan bagaimana cara Anda ingin melahirkan. Seperti apakah Anda menjalani sesar terencana atau darurat.

Selama kehamilan Anda, bidan atau dokter Anda akan berbicara dengan Anda tentang manfaat dan risiko kelahiran sesar dan persalinan normal. Mereka akan membantu Anda memikirkan pilihan kelahiran dengan menanyakan rencana kehamilan Anda di masa depan.

Bacaan Lainnya

Persalinan operasi sesar adalah proses pembedahan di mana dokter membuat sayatan pada dinding perut ibu dan rahimnya untuk melahirkan bayi. Meskipun semua operasi memiliki beberapa risiko, namun kelebihan operasi caesar dapat Anda pertimbangkan. Saat ini juga terdapat teknik operasi sesar ERACS yang memungkinkan pemulihan lebih cepat dibandingkan sesar konvensional1CAESAR Study Collaborative Group. 2010. Caesarean section surgical techniques: a randomised factorial trial (CAESAR). BJOG . 2010 Oct;117(11):1366-76.

Berikut Ini Kelebihan Operasi Caesar

Operasi sesar mungkin merupakan pilihan terbaik bagi Anda dan bayi Anda jika dokter menyarankan untuk memilihnya. Kelebihan operasi Caesar jika dibandingkan dengan persalinan normal2Sung S. 2022. Cesarean Section. StatPearls.. Berikut adalah Kelebihannya:

  1. Persalinan yang Direncanakan

Jika Anda melakukan persalinan melalui operasi sesar yang terencana, Anda dapat mengantisipasi dan mengatur kebutuhan Anda dan bayi sebelumnya. Operasi sesar dapat bersifat elektif dan emergensi. Ketika Sesar emergensi berarti di indikasikan harus dilakukan pada kondisi tertentu seperti fetal compromized, fetal distress, gagal induksi, dan lainnya. Sedangkan ketika sesar elektif, maka anda dapat menentukan harinya.

  1. Tidak Takut Robek

Persalinan melalui operasi sesar dapat membuat Anda tidak perlu khawatir akan robeknya area antara punggung, perineum dan vagina. Namun, nyeri persalinan juga terjadi selama operasi sesar dan sama hebatnya dengan nyeri persalinan melalui vagina. Keuntungan operasi sesar, tidak akan terjadi robekan di jalan lahir.

  1. Lebih Terkontrol Pendarahan

Pendarahan relatif lebih terkontrol pada beberapa hari pertama setelah persalinan melalui operasi sesar. Hal ini karena dilakukan dengan hati-hati oleh dokter obsgyn terbaik anda. Sehingga risiko perdarahan lebih minimal dan lebih terkendali. Adanya alat canggih di ruang operasi seperti elektrocauter dan teknik jahitan tertentu, membuat perdarahan lebih terkendali.

  1. Lebih Sedikit Kemungkinan Trauma Kelahiran

Penggunaan forsep sangat minim pada persalinan melalui operasi sesar, dan dengan demikian, kemungkinan bayi mengalami trauma kelahiran juga lebih kecil. Karena Bayi dilahirkan Langsung dari perut, maka potensi trauma lahir pada bayi seperti distokia bahu, munculnya caput succedaneum (Benjolan kepala) dan cephal hematoma lebih dapat dihindari.

Baca Juga:  Hamil 12 minggu : Panduan Ibu Hamil lengkap

Kekurangan dari Persalinan Melalui Operasi Caesar

Setelah mengetahui kelebihan operasi Caesar, penting juga untuk mengetahui kekurangan atau risiko yang dapat ditimbulkan oleh persalinan melalui operasi sesar bagi ibu dan bayinya3Mylonas I, 2015. Indications for and Risks of Elective Cesarean Section. Dtsch Arztebl Int. 2015 Jul; 112(29-30): 489–495..

  1. Kerugian Operasi Sesar bagi Ibu

Risiko operasi sesar bagi ibu meliputi hal-hal berikut ini:

  • Rasa sakit

Ibu yang menjalani operasi sesar membutuhkan banyak obat pereda nyeri. Serta membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih jika dibandingkan ibu yang melahirkan melalui persalinan normal. Pada saat menjalani operasi, anda tidak akan merasakan nyeri karena masih dalam efek pembiusan anestesi. Tetapi ketika operasi sudah selesai, nyeri yang dirasakan lebih lama dibandingkan lahir spontan pervagina.

  • Pendarahan

Selama operasi sesar, ibu dapat kehilangan banyak darah jika pendarahannya lebih banyak dari biasanya. Jika terjadi pendarahan hebat, mungkin juga diperlukan transfusi darah. Hal ini tergantung kondisi dan pemberat. Pada kondisi seperti atonia uteri, hipotonia uteri, dan lainnya, dimungkinkan dibutuhkan darah lebih banyak karena potensi perdarahannya lebih banyak. Anda tidak perlu khawatir, karena tentu diruang operasi perdarahan akan dikendalikan sebaik mungkin.

  • Infeksi Setelah Operasi

Sebelum menjalani operasi sesar, ibu diberikan antibiotik untuk mengurangi kemungkinan infeksi. Namun, infeksi masih dapat terjadi dan merupakan efek samping yang sangat umum dari persalinan sesar. Seperti endometritis dan infeksi saluran kemih. Antisipasi infeksi ini berupa pencegahan infeksi sistemik dan infeksi lokal. Infeksi ini dapat dicegah dengan pemberian antibiotik, sedangkan yang lokal dapat dilakukan ganti balut luka operasi dengan steril.

  • Pembekuan Darah

Setiap pembedahan memiliki risiko pembekuan darah. Hal ini dapat berakibat fatal jika gumpalan darah berada di paru-paru. Jika Anda merasa sesak napas, bengkak dan nyeri pada otot betis atau batuk, Anda harus segera mencari pertolongan medis.

  • Anestesi

Anestesi yang diberikan selama operasi dapat menyebabkan sakit kepala yang parah, dan dalam beberapa kasus juga menyebabkan kerusakan saraf sementara. Nyeri area punggung bekas tusukan jarum spinal terkadang membuat nyeri setelahnya. Anda tidak perlu khawatir, karena biasanya dalam beberapa hari hingga minggu, keluhan ini dapat reda karena terjadi proses healing pada area tersebut.

  1. Kerugian Operasi Sesar untuk Bayi

Ada sejumlah risiko operasi sesar pada bayi4Keag OE. 2018. Long-term risks and benefits associated with cesarean delivery for mother, baby, and subsequent pregnancies: Systematic review and meta-analysis. PLoS Med. 2018 Jan; 15(1): e1002494.. Beberapa di antaranya adalah:

  • Masalah Pernapasan

Bayi akan membutuhkan perawatan khusus. Ini lebih mungkin terjadi pada bayi yang lahir prematur atau pada bayi yang dilahirkan melalui operasi sesar sebelum persalinan dimulai. Masalah pernafasan yang dimaksud adalah asfiksia. Pada Sesar yang belum waktunya lahir misal preterm, maka potensi terjadi asfiksia sangat tinggi. Tetapi ketika usia kehamilan sudah aterm, maka potensi bayi lahir bugar dan tidak terjadi asfiksia terjadi. Hal ini dapat diantisipasi dengan pertolongan dokter spesialis anak dengan tindakan neonatal resusitation dengan cekatan.

  • Cedera

Dalam kasus yang jarang terjadi, bayi mungkin terluka oleh alat operasi. Hal ini sangat jarang terjadi dan hampir tidak pernah terjadi, karena sesuai prosedur penggunaan pisau dan alat medis lain hanya bagian luar dari rahim saja, tidak sampai dalam. Anda tidak perlu khawatir, karena tentu dokter akan melakukan tindakan dengan sebaik mungkin dan sehati-hati mungkin.

  • Perawatan Neonatal

Kebutuhan untuk tetap berada dalam perawatan neonatal lebih tinggi di antara bayi yang lahir melalui operasi sesar daripada bayi yang lahir melalui vagina. Hal ini tidak selalu, tetapi pada post sesar, memang bayi akan diobservasi di ruang perinatal terlebih dahulu sebelum rawat gabung dengan ibu. Mengapa perlu? karena perlu dilakukan observasi pernafasan, tonus otot, sirkulasi, hingga gula darah bayi baru lahir.

Baca Juga:  Hamil 21 minggu : Panduan Ibu Hamil Lengkap

Persalinan melalui operasi sesar secara darurat dapat menjadi penyelamat bagi ibu dan bayi. Meskipun persalinan normal adalah yang diharapkan, penting untuk dipahami bahwa banyak kelebihan operasi Caesar dan juga prosesnya aman.

References

  • 1
    CAESAR Study Collaborative Group. 2010. Caesarean section surgical techniques: a randomised factorial trial (CAESAR). BJOG . 2010 Oct;117(11):1366-76
  • 2
    Sung S. 2022. Cesarean Section. StatPearls.
  • 3
    Mylonas I, 2015. Indications for and Risks of Elective Cesarean Section. Dtsch Arztebl Int. 2015 Jul; 112(29-30): 489–495.
  • 4
    Keag OE. 2018. Long-term risks and benefits associated with cesarean delivery for mother, baby, and subsequent pregnancies: Systematic review and meta-analysis. PLoS Med. 2018 Jan; 15(1): e1002494.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *