Gangguan Bipolar (Bipolar Disorder) : Tipe, Gejala hingga Pengobatan [Lengkap]

Jenis, Gejala, dan Pengobatan Bipolar

0
2266

Gangguan bipolar atau bipolar disorder adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan mood dari mania ke depresi atau sebaliknya. Disebut juga penyakit dipolar atau depresi manik. Bipolar ini memang fokusnya pada perubahan mood, dari tinggi ke rendah.

Seseorang dengan bipolar, maka cenderung tidak dapat mengatur dirinya untuk aktivitas sehari-hari, bekerja dan berhubungan serta berkomunikasi dengan yang lain. Tidak ada perawatan khusus, tetapi ada beberapa pengobatan yang dapat digunakan unntuk mengobati dan meringankan gejala.

Apa saja Jenis dari Bipolar?

A. Bipolar tipe 1

Bipolar tipe 1 ini didefinisikan ada tampakan paling tidak satu episode manik. Seseorang dapat dalam fase hipomanik atau gejala depresi utama  sebelum dan sesudah episode manik.

B. Bipolar tipe 2

Seseorang dengan satu gejala depresi mayor setidaknya berlangsung 2 minggu. Dan dia mempunyai gejala setidaknya satu episode hipomanik dalam empat hari terakhir.

C. Cyclothymia

Seseorang dengan siklotimia, didapatkan episode hipomania dan depresi. Gejala ini dapat memendek, dan lebih tidak berat disbanding mania, dan episode depresi mayor tetapi, dapat fluktuatif dan sering. Kebanyakn orang mempunyai gejala satu bulan atau dua kali ketika mood dia sedang stabil.

D. Rapid-Siklik Bipolar

Rapid siklik bipolar disebabkan perubahan mood yang sangat cepat, dibandingkan tipe lain dari bipolar. Seseorang dengan tipe ini, akan mempunyai empat atau lebih episode mayor depresi, mania, hipomania dan gejala campuran selama satu tahun.

Bagaimana Gejala Bipolar?

Selama dalam kondisi emosi naik, atau mania, seseorang dengan bipolar akan cenderung merasa senang sekali, impulsive, euforianya tinggi dan penuh energi. Selama fase ini, dia akan mengalami tingkah laku berikut ini, seperti: menghabiskan waktu luang dengan bersenang-senang, berhubungan seksual tidak aman dan yang penting dia senang, dan dapat menggunakan obat terlarang.

Baca Juga:  Insomnia : Gejala, Penyebab hingga Penanganan

Hipomania berbeda dengan mania, dimana pada hipomaia seseorang kesulitan untuk bekerja, sekolah dan berhubungan interaksi dengan yang lain. Namun, pada hipomania masih dapat sedikit mengetahui dan mengendalikan mood nya.

Ketika dalam fase emosinya menurun, atau depresi, dapat ditemukan gejala yaitu: Kesedihan yang mendalam, merasa tidak ada harapan lagi, kehilangan energi yang banyak, tidak memiliki semangat dn minat beraktifitas, sulit untuk tidur dan merasa tidak berguna sehingga rawan ingin bunuh diri.

Bagaimana Penegakkan Diagnosis Bipolar?

Setidaknya kejadian bipolar 2 persen dalam satu populasi di amerika serikat. Untuk mendiagnosis episode manik, gejala harus didapat setidaknya 1 minggu terakhir atau menyebabkan seseorang tersebut dirawat inap. Seseorang harus memiliki gejala setiap hari selama rentang waktu tertentu.

Episode depresi harus didapat setidaknya 2 minggu terakhir. Anda harus menemukan setidaknya lima dari kriteria diagnosis mental disorder.

Bipolar dapat sulit didiagnosis karena mood berubah sangat tipis. Lebih sulit didiagnosis pada anak-anak dan remaja. Karena pada Usia tersebut sering terjadi perubahan mood, tingkah laku dan energi yang besar.

Bipolar juga sering memburuk apabila tidak diobati dengan tepat. Episodenya lebih serig muncul dan lebih ekstrim. Tetapi apabila bipolar diobati, kesembuhan dan perbaikan aktifitas hidup lebih baik dan lebih produktif.

Bagaimana Pengobatan Bipolar?

Ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan untuk membantu memange bipolar. Pengobatan ini meliputi medikamentosa, konseling dan perubahan gaya hidup. Medikasi yang dapat direkomendasikan adalah :

  1. golongan obat mood stabilizer seperti litium.
  2. antipsikosis seperti olanzapine
  3. antidepresan-antipsikosis seperti fluoksetin-olanzapin
  4. benzodiazein, sejenis anticemas, dapat digunakan untuk bipolar jangka waktu pendek, seperti alprazolam.

Beberapa pilihan pengobatan lain menggunakan:

A. CBT (Cognitif Behaviorl Terapi)

CBT adalah sejenis terapi wicara. Anda dan konselor berbicara tentang jalan untuk menterapi bipolar. Konselor akan membantu memahami pola pikir anda. Dan dapat membantu anda mendapatkan strategi terbaik yang paling cocok untuk pengobatan bipolar anda.

Baca Juga:  Skizofrenia : Gejala, Penyebab dan Tatalaksana

B. Psikoedukasi

Psikoedukasi itu sejenis konseling yang membantu anda dan orang terdekat anda untuk memahami penyakit yang diderita. Mengetahui bipolar akan membantu anda dalam mengatur pola hidup sehari-hari.

C. Interpersonal dan Sosial Ritme Terapi

Terapi ini berfokus pada kebiasaan sehari-hari seperti tidur, makan, dan berolahraga. Menyeimbangkan aktivitas dasar ini dapat membantu anda mengatasi bipolar. Adapun terapi lain yang juga dapat dilakukan adalah terapi elektrokonvulsif, terapi tidur, menggunakan suplemen dan akupuntur.

D. Perubahan Gaya Hidup

Ada beberapa hal sederhana yang dapat anda lakukan sekarang untuk mengatasi bipolar, seperti: menjaga aktifitas rutini seperti makan dan tidur, belajar untuk mengendalikan mood, meminta teman untuk mensupport segala aktivitas bermanfaat anda, dan berdizikir termasuk perbanyak sholat, serta membaca alquran maka hati anda akan tenang dan cenderung dapat mengendalikan mood anda.

Ringkasan Artikel
Gangguan Bipolar (Bipolar Disorder)  : Tipe, Gejala hingga Pengobatan [Lengkap]
Judul Artikel
Gangguan Bipolar (Bipolar Disorder) : Tipe, Gejala hingga Pengobatan [Lengkap]
Deskripsi
Gangguan bipolar atau bipolar disorder adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan mood dari mania ke depresi atau sebaliknya. Disebut juga penyakit dipolar atau depresi manik.
Author
Publisher Name
DokterMuslim
Publisher Logo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here