Flu Singapura (HMFD) : Gejala hingga Pengobatan

0
957

Flu singapura atau disebut dengan Penyakit tangan, kaki dan mulut atau HMFD adalah infeksi yang sangat menular, disebabkan virus dari genus enterovirus, coxsackievirus. Virus ini dapat menyebar dari orang ke oarng melalui kotak laingsung dengan tangan yang tidak dicuci atau permukaan yang tekontaminasi dengan feses. Ini juga dapat menyebar melalui ludah, feses dan sekret (cairan) dari saluran pernafasan.

Penyakit HMFD ini dicirikan dengan adanya blister (Vesikel) atau plenting-plenting kecil dan luka kecil di mulut, dan ruam kulit pada tangan dan kaki. Infeksi ini dapat mengenai semua usia, tetapi biasanya terjadi pada anak dengan usia dibawah 5 tahun. Secara umum, kondisinya ringan dan dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari.

Penyebab Flu Singapura (HMFD)

Penyakit ini sering disebabkan oleh strain Coxsackievirus, dan yang paling sering adalah Coxsackievirus A16. Virus ini adalah bagian dari genus enterovirus. Pada beberapa kasus, jenis lain enterovirus dapat menyebabkan penyakit HMFD.

Virus dapat dengan mudah menyebar antar orang ke orang. Anak anda dapat tertular penyakit ini melalui kontak dengan penderita, melalui: air ludah, cairan dari plenting-plenting, feses, ingus dan cairan saluran pernafasan setelah batuk dan bersin. Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak langsung tanpa cuci tangan dimana terdapat virus ini.

Faktor risiko dari penyakit ini adalah :

  • Imunitas anak sedang menurun atau sedang sakit penyakit lain.
  • Anak terlalu kelelahan karena aktifitas bermain atau sekolah terlalu larut
  • Anak dengan usia dibawah 5 tahun

Gejala Flu Singapura (HMFD)

Gejala biasanya muncul pada 3-7 hari setelah infeksi awal. Periode ini disebut dengan periode inkubasi. Ketika gejala muncul, anda atau anak anda akan mengalami gejala:

  • Demam dan penurunan nafsu makan
  • Pusing dan radang pada tenggorokan disertai luka/ruam di mulut
  • Iritabilitas
  • Terdapat ruam kemerahan, blister, nyeri di mulut
  • Ruam kemerahan pada tangan dan kaki
Baca Juga:  Difteri : Gejala, Pencegahaan hingga Cara Mengobati

Demam dan radang tenggorokan adalah gejala pertama dari HMFD ini. Blister dicirikan dengna ruam kulit yang biasanya muncul 1-2 hari setelah demam mulai muncul.

Pemeriksaan Flu Singapura (HMFD)

Dokter biasanya mendiagnosis penyakit ini dengan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik dan tubuh baik tangan dan kaki, berupa tampakan blister (vesikel) atau plenting-plenting dan ruam kulit. Gejala lain juga ditanyakan. Pemeriksaan swab tenggorokan dan feses mikroskopis dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Pengobatan Flu Singapura (HMFD)

Pada sebagian besar kasus, infeksi ini akan sembuh sendiri tanpa pengobatan selama 7-10 hari. Pengobatan simtomatis dapat dilakukan untuk meredakan gejala, diantaranya:

  • Salep topikal untuk menghaluskan blister dan ruam kulit
  • Anti nyeri, seperti ibuprofen dan parasetamol untuk menurunkan demam dan nyeri kepala
  • Sirup untuk meredakan radang tenggorokan.

Pengobatan dirumah dapat dilakukan untuk meredakan gejala dan menghilangkan blister di mulut. Pengobatan tersebut diantaranya:

  • Menghisap es
  • Memakan es krim
  • Meminum minuman yang dingin
  • Menghindari jeruk, minuman soda, dan minuman asam lainnya
  • Hindari makanan asin dan pedas

Berkumur dengan cairan garam disekitar mulut dapat digunakan untuk meredakan gejala, terutama yang berkaitan dengan blister dan radang tenggorokan. Lakukan tips ini beberapa kali setiap harinya, atau kapan dibutuhkan.

Untuk pencegahan, melakukan kebersihan diri adalah perlindungan terbaik terhadap penyakit ini. Mencuci tangan, mencuci baju dan mencuci apapun disekitar anda akan mengurangi penyebaran penyakit ini.

Cucilah tangan anda dengan air sabun dan air mengalir terutama sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah ke kamar mandi, dan lainnya. Hindarilah kontak dengan ruam kulit, vesikel, blister, plenting-plenting dan lainnya. Jika anda terpaksa menyentuhnya, segeralah cuci tangan anda dengan sabun dan air mengalir dengan 6 langkah cuci tangan.

Baca Juga:  Demam Skarlet atau Skarlatina [Overview]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here