Emboli Paru pada Anak : Gejala, Diagnosis dan Tatalaksana

0
1710

Emboli paru pada anak adalah tersumbatnya arteri pulmonalis dimana terjadi pada anak. Emboli ini pada akan kasusnya relative jarang, dan sering berkaitan dengan kateter indwelling vaskuler, oral contraceptive pills, lupus anticoagulant atau kondisi hiperkoagulabel, trauma, aborsi dan malignansi.


Manifestasi Klinis

Karena pembuluh pulmonal sangat distensible, emboli kecil apabila bergerombol banyak (multiple), biasanya tidak terditeksi padahal dapat menyebabkan infeksi pulmonal. Emboli besa akan memicu munculnya dyspnea akut, pleuritic chest pain, batuk, hemoptysis, dan kematian.

Hipoksia sering terjadi, dan perubahan tidak spesifik pada segmen ST dan gelombang T di EKG dapat terjadi, disertai peningkatan suara P2 jantung, serta munculnya suara S4 jantung.


Penegakkan Diagnosis

Meskipun pemeriksaan X-ray dada biasanya negative hasilnya, tetapi atetektasis dan cardiomegaly sering terlihat. Pemeriksaan Perfusi Ventilasi sangat berguna menegakkan diagnosis dengan menunjukakn kerusakan (defect).

Pemeriksaan lainnya seperti pengukuran protein D-Dimer di sirkulasi darah, CT-scan dada Helix dan USG vena dilakukan terutama pada pasien dengan suspek thrombosis vena kaki. Untuk penegakkan diagnosis definitive, Angiogram pulmonal menjadi pilihan utama.


Tatalaksana

Tatalaksana dari emboli paru pada anak adalah suportif terapi, dengan administrasi Oksigen (O2), dimana diindikasikan pada yang terbukti adanya emboli paru. Terapi harus langsung berdasarkan factor predisposisi, penyebab dan yang mendasarinya.

Heparin dapat digunakan untuk mencegah adanya emboli lain. Terapi tromnbolitik atau pembedahan (surgery) dapat dibutuhkan untuk emboli paru yang massif.


Referensi

Kliegman RM, Marcdante KJ, Jenson, HB, 2006. Nelson : Essentials of Pediatrics, 5th edition, International Edition, Elsevier Saunders, Philadelphia.

Baca Juga:  Grave‚Äôs Disease (Struma Difus Toksik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here