Overview : Diare Cair Akut

0
1517

Diare Cair Akut merupakan salahsatu kelainan pada sistem pencernaan yang dapat terjadi pada anak-anak maupun dewasa. Dalam dunia medis, diare dibagi menjadi dua secara umum. Pertama kita sebut diare akut, kedua kita sebut diare kronis. Pembedaan ini digunakan karena, gejala dan tatalaksana dari diare tersebut berbeda.

Baik, pembaca yang budiman. Yang dimaksud dengan diare akut adalah, diare yang terjadi kurang dari 4 minggu. Sedangkan apabila seseorang mengalami diare lebih dari 4 minggu, kita definisikan sebagai diare kronis. Hal ini sesuai dengan referensi dari british guideline. Adapun sumber lain mengatakan berbeda. Seperti yang kami uraikan dibawah ini menurut WHO.


Diare akut adalah diare yang terjadi lebih dari 3 kali sehari dan berlangsung kurang dari 14 hari dimana pada feces yang keluar tidak mengandung darah. Adapun diare tipe lain seperti kolera yang ditandai dengan diare dengan feces seperti cucian beras dan apabila dilakukan pemeriksaan laboratorium didapatkan bakteri vibrio cholera.

Diare tipe lain yang dapat kita temukan diantaranya diare dengan darah, atau kita sebut dengan disentri, tetapi adanya darah disini jangan sampai salah intepretasi dengan hemoroid atau adanya ambien (pecahnya vena rectalis superior, media dan inferior).

Diare yang terjadi lebih dari 14 hari, kita definisikan sebagai diare persisten. Diare ini paling sering terjadi pada anak-anak dan ada salah satu jenis diare yang sering terjadi pada anak yang ditandai dengan kondisi anak dengan gizi buruk. Diare tipe ini disebut diare with bad nutrition.

Sahabat pembaca sekalian, setelah kita mengetahui tentang beberapa tipe diare, mari kita telaah bagaimana diare itu bisa terjadi.


Umumnya, diare dapat terjadi karena beberapa hal. Diantaranya :
1. Infeksi
Adanya infeksi, yaitu terpapar oleh bakteri dan virus pengganggu yang masuk ke dalam sistem pencernaan, dapat memicu timbulnya diare. Bakteri paling sering yang dapat menimbulkan diare akut adalah Clostridium difficile.

Bakteri ini sering menimbulkan diare akut khususnya pada orang dewasa. Terkadang, diare akut juga dapat dibarengi dengan adanya darah. Adanya darah ini dapat disebabkan oleh beberapa bakteri dan virus, diantaranya : cytomegalovirus, camphylobacter jejuni, salmonella spp dan Escherichia coli.

Beberapa sumber lain menyebutkan kemungkinan penyebab dari diare akut karena infeksi diantaranya karena vibrio parahaemolyticus, shigella spp, Yersinia spp, aeromonas spp dan entamoba hystoltica.

Baca Juga:  Apakah Makanan Higenis itu?

2. Keterkaitan dengan konsumsi obat
Diare akut juga dapat disebabkan atau dapat di induksi oleh senyawa kimia, yang berupa obat-obatan. Penggunaan obat seperti allopurinol (obat gout arthritis), digoxin (obat valvular heart disease) , colchicine, metformin (obat diabetes) dan obat cytotoxic (obat kanker) dapat memicu terjadinya diare.

Hal ini diperparah apabila seseorang tersebut dia mengkonsumsi obat lain. Seperti antasida sebagai obat magh, kemudian NSAID, Proton pump inhibitor (obat gastritis), statins (penurun Colestrol) dan theofilin (obat asma). Fakta yang lain juga menyebutkan bahwasanya penggunaan vitamin c dengan dosis yang tinggi dapat memicu terjadinya diare akut.


3. Penyebab lain berupa iringan penyakit.
Penyebab lain dari diare akut, biasanya di ikuti dengan penyakit lain. Seperti IBD (Inflamatory bowel disease). Selain itu, penyakit yang diderita seseorang seperti apendisitis akut, akut radiasi enteritis, incontinensia fecalic, constipasi dan intestinal ischemia.

Sahabat pembaca sekalian, ternyata ada penyebab lain karena seringnya mengkonsumsi makanan tertentu. Seperti pada orang dengan alergi kepada makanan tertentu. Seseorang yang cemas juga dapat memicu terjadinya diare. Sehingga dari penyebab ini nantinya kita setidaknya dapat menghindari penyebab diare ini sehingga dapat terhindar dari diare akut.

Sahabat pembaca sekalian, demikian yang dapat kami sampaikan. Kami harapkan setelah membaca artikel ini, kita mengetahui apa itu diare akut. Bagaimana terkait dengan penyebab lain dan nantinya kita dapat menghindari faktor resiko dan penyebabnya agar terhindar dari diare akut.


Sebenarnya nanti, pada kasus nyata seseorang yang mengalami diare akut, khususnya pada anak-anak balita sangatlah diperlukan tindakan khusus terkait dengan dehidrasi. Sehingga menghindari penyebab dari diare akut ini sangatlah diperlukan, karena prinsip hidup yang sehat adalah mencegah lebih baik daripada mengobati.

Baca Juga:  Mencret pada Bayi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here