Berdarah setelah Berhubungan Seksual

PostCoital Bleeding : Perdarahan setelah Berhubungan Seksual

0
109
berdarah setelah berhubungan seksual

Berdarah setelah berhubungan seksual sering dialami wanita baik saat pertama kali berhubungan dan kesekian kalinya serta dikaitkan dengan gejala menopause seperti vagina kering dan perdarahan vagina selama berhubungan seksual. Fakta menunjukkan sekitar 9% wanita menstruasi normal memiliki perdarahan setelah coitus. Coitus adalah sebutan medis berhubungan seksual.

Perdarahan minimal, sering tidak menimbulkan perhatian. Jika anda memiliki faktor risiko seperti menopause, perdarahan setelah berhubungan seksual harus segera konsultasikan ke dokter terdekat anda.

Penyebab Berdarah Setelah Berhubungan Seksual

Perdarahan setelah berhubungan dalam istilah medis disebut dengan poscoital bleeding. Kondisi ini dapat terjadi pada waita semua usia. Ada wanita muda, yang belum menopause, sumber perdarahan biasanya di servic (leher rahim). Pada wanita yang menopause, sumber perdarahan bervariasi, mulai dari cervic, uterus, labium mayor dan minor sera urethra.

Kanker cervic perlu kita perhatikan terutama pada wanita post menopause. Perdarahan poscoital sering disebabkan kondisi kanker cervic ini.

  1. Infeksi

Beberapa infeksi akan memicu inflamasi di jaringan vagina, yang memicu perdarahan. Meliputi PID (pelvic inflamatory disease), penyakit menular seksual, servisitis dan vaginitis.

  1. Sindrom Genitourinari menopause (SGM)

SGM ini akan membentuk atropi vagina. Kondisi ini sering ditemukan pada wanita dengan menopause dan perimenopause, dan ovarium yang telah diangkat. Jika anda berusia tua, periode menstruasi berhenti, tubuh anda akan memproduksi estrogen yang minimal. Estrogen adalah hormon wanita yang bertanggung jawab mengatur sistem reproduksi anda.

Ketika kadar estrogen rendah, beberapa terjadi pada vagina anda. Tubuh anda memproduksi cairan lubrikasi lebih sedikit sehingga vagina menjadi kering dan mudah terinflamasi. Kadar estrogen rendah juga mengurangi elastisitas vagina. Jaringan vagina menjadi tipis dan mudah terluka. Ini memicu rasa tidak nyaman, nyeri dan perdarahan selama berhubungan seksual.

  1. Vagina Kering

Kekeringan vagina dapat memicu perdarahan. Pada SGM, kekeringan vagina dapat disebabkan beberapa faktor seperti : menyusui, melahirkan, ovarium diambil, menggunakan obat-obatan lain seperti obat asma, antidepresan dan obat antiestrogen, kemoterapi danr radioterapi, berhubungan seksuaal terlalu sering, terpapar detergen dan kolam renang, dan terjadi peradangan karena sistem imun seperti pada sindrim sjogrens yang mengurangi kelembaban vagina.

  1. Polips Sekitar Vagina

Polips adalah jaringan nonkanker. Dapat ditemukan pada cervic atau pada batas endometrial uterus. Polips yang bergerak dapat mengiritasi jaringan sekitar dan menyebabkan perdarahan dari pecahnya pembuluh darah kecil.

  1. Kanker

Perdarahan vagina irreguler, termasuk perdarahan setelah berhubungan seksual adalah gejala yang sering terjadi pada kanker vagina dan cervic. Fakta menunjukkan sekitar 11% wanita didiagnosis dengan kanker servic. Perdarahan post menopause juga dapat memicu gejala kanker uterus.

Baca Juga:  Menghafal Al-Quran mencegah Penyakit Alzeimer

Apa Faktor Risiko Berdarah setelah berhubungan Seksual?

Risiko besar dari perdarahan postcoital adalah : memiliki kanker cervic dan kanker uterus, menopause, post menopause dan perimenopause, sedang menyusui bayi, berhubungan seksual dengan banyak pasangan dan tidak menggunakan alat kontrasepsi, terlalu menggebu-gebu saat berhubungan.

Gejala Berdarah setelah Berhubugan Seksual

Gejala sangat tergantung penyebabnya. Jika belum menopause, dan tidak memiliki faktor risiko serta perdarahan minimal dan dapat berhenti segera maka tidak perlu ke dokter. Jika perdarahan terjadi setelah menopause, segeralah ke dokter.

Anda juga harus ke dokter bila menemukan gejala : vagina gatal dan sensasi terbakar, sensasi terbakar dan nyeri ketika miksi, nyeri saat berhubungan, perdarahan berat, nyeri perut berat, nyeri punggung, mual dan muntah dan keluar cairan vagina yang tidak biasanya.

Apa Komplikasi Berdarah setelah berhubungan Seksual?

Komplikasi serius dari perdarahan postcoital relatif jarang. Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi, seperti:

  1. Anemia defisiensi Besi

Perdarahan yang lama dan berat dapat memicu anemia defisiensi besi karena sel darah merah dikeluarkan banyak. Tanda dari anemia adalah : kelemahan, lesu, capek, pusing, bingung, dan pucat pada kulit dan bibir.

Jika anemia dikarenakan kehilangan darah, maka suplemen besi dapat diberikan. Diet kaya besi juga disarankan dan tablet besi dapat memicu mual.

  1. Infeksi saluran Kemih

Jika anda memiliki vagina kering, maka sangat berisiko terjadi infeksi saluran kemih.

Bagaimana Pemeriksaan Berdarah Setelah Berhubungan Seksual?

Perdarahan ini dapat diperiksa langsung vagina, cevic dan melakukan pap smear serta biopsi jaringan bila perlu. Jika kanker ditemukan, maka harus ke dokter spesialis obsgyn. Setlah kanker dieliminasi sebagai penyebab perdarahan, beberapa langkah dilakukan untuk menentukan sumber:

  1. Pemeriksaan vagina dan servic dengan kosposkopi.
  2. USG transvaginal dan pemeriksaan cairan vagina
  3. Pemeriksaan darah dan urin
Baca Juga:  Maag Akut (Gastritis) : Gejala hingga Pengobatan

Tatalaksana Berdarahah Setelah Berhubungan Seksual

  1. Lubrikan

Jika perdarahan karena vagina kering, maka melembabkan vagina dapa membantu. Berikan secara eratur lubrikan pada dinding vagina. Ini akan membantu melembabkan dan membantu mengembalikan keasaman pada vagina. Lubrikan ini juga akan mengurangi gesekan tidak nyaman selama berhubugan seksual.

Hindari lubrikan berbahan paraben dan propilen glikol. Lubrikan berbahan petrolium seperti vaselin, dapat merusakan lateks pada kondom dan diafragma. Jangan gabungkan vaselin dan kondom. Gunakan lubrikan yang terkandung air atau silikon.

  1. Terapi Estrogen

Jika vagina kering karena menopause atau ovarium ang diambil, maka dapat diberikan terapi estrogen. Estrogen topikal berupa krim estrogen dan supositoria dapat diberikan. Pilihan lain dengan cincin estrogen. Ini berupa cincin fleksibel yang dimasukkan pada vagina. Cincin ini akan melepaskan estrogen dosis rendah selama 90 hari.

Terapi hormon oral, dengan mengganti estrogen dan progestin adalah pilihan lain. Untuk pemberiannya diskusikan pada dokter terkait manfaat dan risikonya.

  1. Terapi Tambahan

Vaginitis dapat disebabkan oleh vagina kering dan infeksi. Penyebab pastinya belum diketahui. Tergantung penyebabnya, maka dapat diberikan antibiotik. Antibiotik dapat mengatasi Pelvic inflamantori disease dan penyakit menular seksual. Jika servic rusak karena infeksi, maka pengambilan sel yang rusak menggunakan nitran silver atau cryosurgeri. Pada proses ini, sel yang rusak dibekukan dan dimatikan.

Oleh : dr. M. Wiwid Santiko
Yogyakarta, 13 Juli 2017

Ringkasan Artikel
Berdarah setelah Berhubungan Seksual
Judul Artikel
Berdarah setelah Berhubungan Seksual
Deskripsi
Berdarah setelah berhubungan seksual sering dialami wanita baik saat pertama kali berhubungan dan kesekian kalinya serta dikaitkan dengan gejala menopause seperti vagina kering dan perdarahan vagina selama berhubungan seksual.
Author
Publisher Name
DokterMuslim
Publisher Logo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here